- Papan Terminal
- Penghalang Keamanan Terisolasi
- Isolator Sinyal
- Perangkat Pelindung Lonjakan Arus
- Relai Keamanan
- Modul I/O Cerdas Terisolasi
- Gerbang Cerdas
- Transceiver Optik Data Industri
- Penganalisis Titik Embun Online
- Modul Akuisisi Data
- Konverter data HART
01tanggal 02tanggal 03tanggal 04tanggal 05
Pesawat PH D-22T F-2727
Ringkasan
Penghalang pengaman terisolasi di sisi deteksi: PHD-22TF-2727, masukan dan keluaran digital, masukan ganda dan keluaran ganda.
Penghalang terisolasi dapat mengubah sakelar jarak dekat dan masukan kontak di area berbahaya menjadi sinyal kontak relai dan mengirimkannya ke area aman.
Relai keluaran dilengkapi dengan sakelar pemilihan situasi "ON/OFF". Selain itu, terdapat indikasi alarm hubung singkat atau hubung terbuka pada sinyal masukan, rangkaian menyediakan daya untuk sensor masukan.
Produk ini membutuhkan catu daya eksternal 20-35VDC.
Indikator status sinyal menyala dalam warna merah dan kuning untuk menunjukkan status kerja relai keluaran. Bila untuk alarm, lampu akan menyala merah. Bila beroperasi normal, lampu akan menyala kuning.
* Catu daya bus, silakan lihat lampiran untuk detailnya.
| Tegangan suplai | 20~35VDC, konsumsi daya |
| Sinyal masukan | Sakelar kontak/sakelar jarak dekat |
| Tegangan suplai dari sisi sensor di lokasi | 8V |
| Karakteristik masukan sinyal | Arus masukan di tempat: >2.1mA, artinya AKTIF; arus masukan di tempat: |
| Histerisis sakelar: 0,2 ms | |
| Karakteristik keluaran relai | Waktu respons: 20 ms, kapasitas penggerak: 250VAC/2A, 30VDC/2A di bawah beban resistif. |
| Kontrol konversi kontak keluaran "ON"/"OFF" | Ketika saklar dial K1, K3 berada pada sisi "ON", output relai berada pada posisi "OFF". |
| Ketika saklar dial K1, K3 berada pada sisi "OFF", output relai adalah "ON". | |
| Ketika saklar putar K2, K4 berada pada sisi "ON", rangkaian memilih fungsi alarm relai lampu merah yang menunjukkan. | |
| Fungsi alarm lampu indikator | Arus masukan di tempat > 7mA, alarm hubung singkat (SC), arus masukan di tempat |
| Untuk input kontak sakelar, saat fungsi deteksi pemutusan diperlukan, resistor 10KΩ harus dihubungkan secara paralel di kedua ujung sakelar (Silakan lihat kontak sakelar II pada diagram pengkabelan di bawah) | |
| Jumlah input dan output | 2 masukan 2 keluaran |
| Peralatan lapangan yang berlaku | Kontak kering atau sakelar jarak dekat NAMUR sesuai dengan standar DIN 19234. |
| Parameter suhu | Suhu kerja: -20℃- +60℃, suhu penyimpanan: -40℃- +80℃ |
| Kelembaban udara relatif | 10%~95%RH tanpa kondensasi |
| Kekuatan dielektrik | Antara sisi aman intrinsik dan sisi tidak aman intrinsik (≥ 3000VAC/menit); antara catu daya dan terminal tidak aman intrinsik (≥ 1500VAC/menit) |
| Resistansi isolasi | ≥100MΩ (antara input/output/catu daya) |
| Dimensi eksternal | Ketebalan 12,5mm x lebar 108mm x tinggi 118mm |
| Kompatibilitas elektromagnetik | Menurut IEC 61326-1 (GB/T 18268), IEC 61326-3-1 |
| Tanda anti ledakan | [Exia Ga]IIC |
| Sertifikasi keselamatan fungsional | SIL3 sesuai standar IEC 61508 EN 61511 |
| Badan Sertifikasi | CQST (Pusat Pengawasan Kualitas dan Pengujian Nasional Tiongkok untuk Produk Listrik Tahan Ledakan) |
| Parameter bersertifikat (antara terminal 3-4, 1-2) | Um = 250V Uo = 10,5V Saya = 15mA Ko = 1,7 μF Lo=150mH Po2 = 39,4mW |
| Persyaratan lokasi instalasi | Dapat dihubungkan dengan instrumen di zona 0 dengan gas berbahaya ⅡA, ⅡB, ⅡC |
| MTBF | ≤100000 jam |







PHD-11TC-33A-23

PHD-22TF-2727
















